RESENSI BUKU

Remaja Antara Hijaz dan Amerika

(Nunu Karlina)

Benar, banyak remaja bermasalah, namun tidak semua data-data itu shahih validitasnya. Penulis menyampaikan bahwa dasar yang digunakan agar orangtua berhati-hati, telah menjadi intro yang menakut-nakuti. Alih-alih untuk menyelamatkan remaja, banyak pihak yang akhirnya salah memberikan obat yang dianggap solusi. Obat yang diberikan tidak menyentuh akar permasalahan sesungguhnya, berawal dari ketidaktepatan memandang remaja.

Selanjutnya, buku ini mengingatkan bahwa lima di antara sahabat Rosul yang dijamin masuk surga, berusia belia saat memeluk Islam. Mereka pun punya banyak prestasi, gemilang di usia muda. Penulis mengajak pembaca untuk mengganti kacamata dalam melihat masa ini. Mengajak untuk menanggalkan dan tidak memakai lagi kacamata barat yang gagal mendidik anak muda. Kita diajak untuk mengganti dengan kacamata nabawi.

Dalam bab Masa Remaja/Pubertas, Adakah?, penulis mengutip karya DR. Khalid Ahmad Asy Syantut: Tarbiyah Asy Syabab Al Muslim lil Aba’ wad Du’at (Pendidikan Pemuda Muslim, Bagi Para orangtua dan Dai) pembahasan Syabab Bukan Murohaqoh. Buku ini menyampaikan dengan tegas sudah waktunya kita membuang istilah murohaqoh (yang dalam bahasa kita: remaja).

Lebih jauh, penulis mengungkap kata remaja yang bermakna: kedunguan dan kebodohan, kejahatan, dan kedzaliman, serta gemar melakukan kesalahan. Hal itu bertentangan dengan istilah yang jelas dipakai oleh Nabi: syabab (pemuda). Ini bukan sekadar pembahasan tentang istilah, tapi menguak nilai di baliknya.

Bagian lain yang menarik dari buku ini adalah Bab Usia Ar Rusyd. Konsep yang panduan detailnya,  ternyata hanya ada di Islam. Tidak semua yang telah baligh otomatis memiliki Ar Rusyd, dan ini wajib untuk menjadi perhatian. Orangtua harus melatih anak untuk memiliki usia Ar Rusydnya, sebelum masa balighnya.

Buku ini juga membahas tentang tahapan seksual dalam Islam dan bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan unik dari anak-anak yang kerap kali membingungkan bagi orangtua. Serta menjawab bagaimana cara efektif agar pandangan mata tak berlanjut kepada maksiat dan untuk mengubah benci kebaikan pada diri pemuda.

Semua pembahasan tersebut ingin mengingatkan kembali bahwa kita adalah muslim. Generasi muda kita tidak akan serusak yang digambarkan oleh mereka yang bicara tentang ulah remaja. Sekaligus ingin menyampaikan bahwa anak-anak muda berkualitas terang benderang bisa kita hadirkan kembali tanpa harus melalui badai pubertas. Asal kita mengerti dan mau kembali kepada pendidikan Islam.

Maka, harga  Rp.60.000 layak dikeluarkan bagi yang mau mendalami bagaimana konsep persiapan masa baligh sesuai petunjuk Nabi, melalui buku ini.

Info dan Pemesanan via WA ke 0878 8035 5991

IMG-20160407-WA0001