Akademi Keluarga: Secercah Harapan

(Dhinda, alumni AKU angkatan 4)

Awal tahu Akademi Keluarga (AKU) dari kerabat yang sudah pernah ikut dan manyarankan untuk mengikuti juga. Allah sebaik-baik Pengatur, karena di saat ruh ini membutuhkan suntikan spiritual dan panduan menjalani tugas mulia sebagai ibu dan istri, saat itulah saya mendaftar sebagai peserta AKU.

Masya Allah… ketika hadir di sana, di setiap kajian, saya mendapat secercah harapan tentang bagaimana seharusnya di rumah sesuai panduan al-Quran dan Sunnah. Banyak sekali ilmu yang saya pelajari di sana dari mulai tugas seorang istri dan ibu. Bagaimana menjadi teladan bagi anak-anak. Tentang halal dan haram, adab, dan masih banyak lagi. Meskipun, jujur saja, banyak ilmu yang tak sepenuhnya terserap oleh saya karena keterbatasan saya saat kajian (sembari momong balita dan mabuk hamil), namun tetap saja memberikan pengaruh positif untuk saya.

Hingga kini, saya juga masih terus belajar mengamalkan ilmu-ilmu yang saya dapat dari kajian AKU. Nah, mengamalkan ilmu ini justru tujuan utamanya dari ilmu yang sudah dipelajari dan ternyata tidak mudah. Hanya dengan memohon pertolongan Allah selalu, semoga kami bisa dimudahkan mendidik anak-anak menjadi generasi kebangkitan Islam, biidznillah.

Semoga ke depannya, dakwah pendidikan keluarga melalui program AKU semakin bersinar dan berkembang agar keluarga muslim paham bagaimana mempersiapkan kebangkitan islam. Allahu Akbar!