Penantian

(Ariza Aryani Putri, Alumni AKU Angkatan 4)

Kata kelu mewakili rasa

Kalimat tidak lagi cukup untuk menggambarkannya

Sudah habis deskripsi tuk mengukir cerita 

Telah tandas energi tuk melangitkan asa

Merindu namun gelap

Menanti tapi penat

Ingin lepas namun terjerat

Mau terbang tapi berat

Terbesit iri dengan sepasang sepatu yang menyatu di akhir waktu

Terlintas benci terhadap bulan yang dapat bertemu leluasa dengan malam

Ingin marah akal menahan

Merasa lelah namun harus tertahan

Kecewa tapi iman bertahan

Terkadang di ujung hati ini menatap sendu

Terkadang menguat asa menahan rindu

Mengharap cita kelak kan bersatu

Dengan waktu yang jadi pemandu 

Hingga akhirnya takdir mengizinkan tuk bersatu padu

Kurenungi lagi penggalan kisah keteladanan Nabi Zakariyya

Mengingat doanya di sujud-sujud yang panjang

Dengan pinta serta segenap keyakinan

“… dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, Ya Rabb-ku…”